Pimpin Apel Perdana, Bupati Joune Ganda Minta ASN Tingkatkan Disiplin dan Bekerja dengan Semangat Baru

Minut954 Dilihat

Global1news.com, MINUT — Bupati Minahasa Utara (Minut) DR. Joune J.E Ganda SE, MAP, MM, M.Si memimpin apel perdana usai libur panjang, cuti bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, di lapangan Kantor Bupati Minut, Senin (30/03/2026).

Apel Perdana diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diruang lingkup kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minut.

Apel perdana dimulai dengan pemberian kenaikan pangkat pengabdian, pemberhentian dari jabatan dan pemberian surat pensiun kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mencapai batas usia pensiun.

Pemkab Minut menyerahkan Tali Kasih sebesar Rp. 2,500,000 untuk setiap penerima, sebagai apresiasi atas pengabdian dan dedikasi selama bertugas sebagai Aparatur Sipil Negara.

Bupati Joune Ganda dalam arahannya menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Bupati dan Wakil Bupati bersama keluarga, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi setiap ASN yang merayakan.

“Minal aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin kepada saudara-saudara kita yang merayakan Hari Raya Idul Fitri,” ucap Bupati Joune Ganda.

“Hari ini adalah apel perdana kita setelah menjalani cuti bersama, dan hari ini kita kembali bekerja aktif secara penuh. Saya berharap kehadiran seluruh ASN dapat tercatat dengan baik, terutama melalui sistem absensi,” lanjutnya.

Bupati Joune Ganda memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) memastikan kehadiran ASN di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan menindaklanjuti absensi tanpa keterangan.

Bupati Joune Ganda meminta agar setiap ASN meningkatkan kedisiplinan dan memulai kerja setelah libur panjang dengan semangat baru.

Bupati Joune Ganda menyoroti potensi dampak situasi geopolitik global terhadap ketersediaan bahan bakar, gas, dan pangan, dan menginstruksikan OPD terkait untuk segera melakukan pendataan serta langkah antisipasi di lapangan.

“Kita harus memantau dan mendata kondisi lapangan untuk mengambil langkah strategis seperti penghematan BBM dan menjaga ketersediaan pangan serta gas. Kita harus bergerak cepat mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi kondisi yang bisa berdampak pada masyarakat,” ujar Bupati Joune Ganda.

“Saya ingatkan kembali kewajiban pelaporan LHKPN bagi kepala OPD yang belum melapor. Saya sendiri sudah melaporkan, jadi bagi yang belum segera dituntaskan, batas akhirnya adalah 31 Maret,” katanya.

Bupati juga mendorong percepatan penyerapan anggaran di tengah pengurangan dana transfer pusat, dimana langkah ini dinilai penting untuk mendorong perekonomian daerah sekaligus meningkatkan pelayanan publik.

Terkait program nasional, sesuai instruksi Presiden dan Mendagri, gerakan Indonesi ASRI harus dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat, dokumentasi kegiatan ini harus diunggah dan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri secara rutin.

Bupati Joune Ganda menekankan percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan meminta OPD segera mendata kebutuhan lahan di setiap wilayah.

Bupati mengingatkan untuk menjaga keamanan dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem serta meminta para Camat menjaga stabilitas wilayah serta memastikan masyarakat tetap aman.

Di akhir arahannya Bupati Joune Ganda menyampaikan, di era digital sekarang ini masyarakat aktif menyampaikan aspirasi melalui media sosial, untuk itu setiap ASN dan perangkat daerah harus aktif merespons, memberikan informasi yang jelas, dan menjawab pertanyaan masyarakat dengan baik.

“Mari kita bekerja dengan semangat baru setelah libur lebaran, semoga Tuhan memberkati usaha dan kerja keras kita sebagai pelayan masyarakat,” tutur Bupati Joune Ganda.

(Ekin/Advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *