Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemkab Minut Bagikan Kupon Daging Sapi Bersubsidi di Pasar Airmadidi

Minut400 Dilihat

Global1news.com, MINUT — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) melalui Dinas Perdagangan melaksanakan Operasi Pasar Murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menjual daging sapi bersubsidi, di Pasar Airmadidi, Selasa (17/03/2026).

Dinas Perdagangan Minut membagikan kupon senilai Rp. 25,000 bagi masyarakat yang ingin membeli daging sapi, sehingga masyarakat mendapatkan potongan harga saat membeli.

Asisten II Pemkab Minut Robby Parengkuan SH yang turut membagikan kupon kepada masyarakat mengatakan, Pemkab Minut menyediakan kupon bersubsidi ini agar masyarakat yang ingin membeli daging sapi dapat membeli dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran.

“Untuk saat ini stok hanya terbatas karena minggu lalu pak Bupati sudah membagikan kupon daging sapi bersubsidi dan sekarang ini hanya melanjutkan. Jadi bagi masyarakat yang membutuhkan daging dengan harga yang di subsidi dari pemerintah, dapat membeli dengan harga terjangkau,” kata Parengkuan.

Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Minut Drs. Sinpersli Maximelian Tapada M.Sc menyampaikan, kegiatan di Pasar Airmadidi ini adalah program dari Bupati dan Wakil Bupati, dimana kami menjual daging sapi murah dengan subsidi dari pemerintah lewat APBD, di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Minahasa Utara.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menghadapi hari-hari besar keagamaan nasional yang tidak lama lagi akan kita laksanakan, diantaranya Idul Fitri dan setelahnya ada Paskah. Untuk itu jelang Idul Fitri ini, pemerintah berharap masyarakat dapat membeli daging sapi bersubsidi dengan harga yang terjangkau,” ucap Kadis Tapada.

“Sekarang ini harga daging sapi di pasaran berkisar antara Rp.145,000 – Rp.150,000. Untuk itu dengan ada kupon bersubsidi ini, masyarakat Minahasa Utara bisa mendapatkan daging sapi dengan harga yang lebih murah,” lanjut Kadis Tapada.

“Pemkab Minut akan terus melakukan intervensi, bukan hanya daging sapi tetapi juga daging babi serta bahan pokok lainnya, sehingga kita bisa mengendalikan inflasi, dengan harapan bahwa barang-barang yang kita edarkan dapat menjangkau seluruh masyarakat,” ujar Kadis Tapada.

“Kami bersyukur, lewat kegiatan ini kita dapat mengintervensi pasar sekaligus mengendalikan inflasi, selama 2 tahun berturut-turut yakni tahun 2024 dan 2025, kita dapat meraih inflasi terendah di Indonesia, dan menjelang bulan Maret tahun 2026 ini, kita masih 5 besar inflasi terendah di Minahasa Utara,’ tutur Kadis Tapada.

(Ekin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *