Terpilih Sebagai Ketua PIKI Minut, Bupati Joune Ganda Siap Jalankan Amanah

Minut202 Dilihat

Global1news.com, MINUT — Organisasi Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), melalui Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), struktur kepengurusan DPC PIKI Minut kembali diaktifkan untuk memperkuat peran kaum intelektual Kristen di wilayah tersebut.

​Bupati Minut DR. Joune J.E Ganda SE, MAP, MM, M.Si resmi ditunjuk sebagai Penjabat Ketua DPC PIKI Minut, dalam penyerahan SK yang berlangsung pada Selasa (14/04/2026).

Mandat diberikan langsung oleh Ketua DPD PIKI Sulawesi Utara (Sulut) Maurits Mantiri, sebagai langkah strategis dalam mengonsolidasikan organisasi.

Ketua DPD PIKI Sulut ​Maurits Mantiri, menyampaikan harapan besar agar di bawah kepemimpinan yang baru, PIKI Minahasa Utara mampu membawa misi yang berdampak nyata.​

“Selamat bertugas kepada Bapak Joune Ganda, semoga PIKI Minahasa Utara dapat menjadi wadah yang memberikan arah dan kontribusi yang jelas bagi kita semua,” ucap Maurits Mantiri.

Tugas utama Bupati Joune Ganda sebagai Ketua PIKI Minut dalam waktu dekat adalah menakhodai persiapan Konferensi Cabang (Konfercab), yang dijadwalkan akan digelar pada rentang waktu Mei hingga Juni 2026.

Meski demikian, seluruh dokumen dan persiapan teknis diharapkan sudah rampung dan masuk dalam agenda nasional sebelum akhir bulan April ini.

Sebagai Ketua PIKI Minut terpilih, Bupati Joune Ganda menyatakan kesiapannya untuk mengawal organisasi ini menuju Konfercab.

Ditegaskan Bupati Joune Ganda bahwa koordinasi dengan pihak DPP akan menjadi prioritas agar seluruh tahapan organisasi berjalan sesuai regulasi yang ada.​

“Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh, dan kami akan memastikan semua proses teknis dan administratif menuju konferensi berjalan lancar dan tepat waktu,” ujar Bupati Joune Ganda.​

Reaktivasi PIKI di Minahasa Utara diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, namun mampu melahirkan pemikiran-pemikiran cerdas untuk mendukung pembangunan daerah, memperkuat integritas sumber daya manusia, serta mempererat sinergi antara kaum intelektual, masyarakat dan gereja.

(**/Ekin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *