Soroti Isu Dugaan Uang Penempatan Kepala Sekolah, Bupati Joune Ganda: Ganti Semua Kepala Sekolah, Mulai dari Nol

Minut844 Dilihat

Global1news.com, MINUT – Bupati Minahasa Utara (Minut) Dr. Joune Ganda, menyoroti kabar mengenai dugaan permintaan uang dalam proses penempatan kepala sekolah di lingkungan pendidikan Kabupaten Minahasa Utara.

Hal itu disampaikan Bupati Joune Ganda saat menghadiri Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi di Atrium Kantor Bupati Minut, Jumat (16/10/2026).

Menurut Bupati, sejak periode pertama hingga saat ini, dirinya telah berulang kali mengingatkan para kepala sekolah agar tidak takut melaporkan apabila mengalami tekanan atau dimintai uang oleh oknum tertentu.

Namun, Ia mengaku kecewa karena belum menerima laporan langsung yang dapat ditindaklanjuti, meskipun isu tersebut terus beredar.

“Saya merasa sedih karena tidak ada yang berani melapor. Kalau benar ada oknum yang melakukan praktik seperti itu, kita harus berani mengungkapkannya. Saya sudah memberikan jaminan bahwa siapa pun yang memberikan informasi atau laporan akan mendapat perhatian untuk ditindaklanjuti,” ucapnya.

Bupati menilai, apabila dugaan tersebut benar, hal itu menunjukkan adanya pengaruh oknum yang perlu ditangani secara serius, karena kepala sekolah merupakan tenaga pendidik sekaligus pemimpin yang bertanggung jawab mengorganisasi guru dan mendidik anak-anak, mulai dari SD hingga SMP.

Bupati Joune Ganda mengatakan pernah mengumpulkan kepala sekolah dan pengawas sekolah beberapa kali untuk membahas persoalan tersebut.

Bupati meminta Inspektorat untuk melakukan investigasi terhadap informasi yang berkembang.

Ia juga meminta Sekretaris Daerah mengkaji berbagai langkah untuk memutus kemungkinan terjadinya praktik yang bertentangan dengan aturan, termasuk mengkaji kemungkinan pergantian kepala sekolah secara menyeluruh sebagai langkah pembenahan dari awal.

Bupati bahkan sempat mengatakan kepada Sekda agar mengganti seluruh kepala sekolah dan memulai dari nol.

“Kalau memang ada praktik yang tidak benar, kita harus mencari cara untuk memutus rantainya. Tetapi kita juga perlu memastikan terlebih dahulu apakah informasi itu benar atau hanya kabar burung. Jangan sampai kita mengambil keputusan tanpa dasar yang jelas,” ujarnya.

Bupati Joune Ganda menegaskan setiap informasi mengenai dugaan penyimpangan harus ditangani berdasarkan fakta dan bukti, agar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.

(Ekin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *