Sejalan Program Asta Cita Presiden, Bupati Joune Ganda Bahas Program WEFSRID di Kemendagri

Minut823 Dilihat

Global1news.com, MINUT — Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda, melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bina Bangda) Kemendagri, Dr. Restuary Daud, di Jakarta, pada Kamis (08/01/2026).

Pertemuan tersebut membahas program Water, Energy, Food Security and Resilience in Indonesia’s Development (WEFSRID).

Program ini merupakan inisiatif integrasi ketahanan air, energi, dan pangan yang dinilai sangat krusial bagi masa depan daerah.

Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa Kabupaten Minahasa Utara sangat berminat untuk mengimplementasikan WEFSRID, karena menurutnya program ini sejalan dengan visi “Asta Cita” Presiden RI yang menekankan kemandirian pangan dan energi nasional dimulai dari level daerah.

“Kami ingin memastikan ketahanan pangan dan energi di Minahasa Utara dikelola secara terintegrasi dari hulu hingga hilir agar dampaknya berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Bupati Joune Ganda.

Sebagai langkah awal, Minahasa Utara telah menyiapkan lahan seluas 4.862 hektare yang tersebar di 42 daerah irigasi, dimana kawasan ini nantinya akan dikembangkan menjadi pusat pertanian dan peternakan terpadu.

Hasil produksi dari program ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi akan disinergikan dengan program nasional lainnya, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam skema yang dirancang, lembaga KDMP akan bertindak sebagai pusat penampungan hasil bumi, sementara SPPG akan berperan sebagai pembeli utama (offtaker) produk petani seperti beras, telur, daging ayam, hingga sayur-mayur.

“Dengan sistem ini, petani kita mendapatkan kepastian pasar. Produksi meningkat, dan kesejahteraan masyarakat otomatis ikut terangkat karena adanya jaminan penyerapan hasil panen,” ucap Bupati Joune Ganda.

Program WEFSRID sendiri dirancang untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam.Dengan keterpaduan sektor air, energi, dan pangan, daerah diharapkan mampu membangun sistem distribusi yang efisien dan tahan terhadap gejolak ekonomi maupun perubahan iklim di masa depan.

Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut, Kepala Bappeda Hanny Tambani dan Kadis Kominfo Asriadi Lalompoh.

(Ekin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *