Dispar Minut Gelar FGD, Perkuat 52 Desa Wisata Jadi Andalan Ekonomi Daerah

Minut605 Dilihat

Global1news.com, MINUT – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda melalui Dinas Pariwisata terus memperkuat komitmennya dalam menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu tiang utama penggerak ekonomi daerah.

Terkini, dipimpin Kepala Dinas Pariwisata Jein Barantian, Dinas Pariwisata Minut menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Minahasa Utara, di salah satu hotel di Kecamatan Kalawat, Selasa (03/11/2026).

Mewakili Bupati Joune Ganda, kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara Ir. Novly Wowiling.

Dalam keterangannya usai membuka acara, Novly Wowiling menyampaikan bahwa pembangunan pariwisata berbasis desa merupakan konsep formal yang diusung Bupati Joune Ganda untuk menghidupkan potensi lokal di seluruh pelosok Minahasa Utara.

“Bupati ingin menjadikan Minahasa Utara sebagai daya tarik utama wisatawan. Salah satu perwujudannya adalah membangun pariwisata dari desa melalui konsep desa wisata. Melalui forum ini, seluruh stakeholder dibekali agar pengembangan wisata berbasis desa benar-benar hidup di wilayah yang memiliki potensi alam maupun budaya,” ujar Sekda Wowiling.

Kabupaten Minahasa Utara saat ini telah memiliki beberapa destinasi percontohan (best practice) yang dinilai berhasil mengelola potensi lokal secara optimal, di antaranya Desa Wisata Budo, Desa Darunu, serta destinasi alam Air Terjun Tunan.

Wowiling berharap keberhasilan desa-desa tersebut dapat direplikasi oleh sekitar 52 desa wisata lainnya yang tersebar di wilayah Minahasa Utara.

“Kita sudah punya praktik baik seperti Desa Budo, Darunu, maupun Air Terjun Tunan. Diharapkan sekitar 52 desa wisata yang ada di Minut dapat mencontoh keberhasilan ini, sehingga ke depan desa-desa tersebut mampu menjadi andalan utama pariwisata daerah,” katanya.

Langkah penguatan desa wisata ini dianggap sangat krusial seiring dengan meningkatnya minat investasi sektor akomodasi kelas atas di Minahasa Utara.

Kehadiran sejumlah hotel bintang lima di kawasan ini menjadi bukti nyata kuatnya daya tarik wisata alam dan budaya Minut di mata dunia internasional.

Ia mengungkapkan bahwa pada bulan Desember mendatang, akan ada satu hotel bintang lima baru yang diresmikan.

Selain itu, pekan lalu Bupati Joune Ganda juga telah meletakkan batu pertama pembangunan hotel bintang lima di area Desa Wisata Budo, serta menyusul rencana pembangunan hotel berskala internasional lainnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan internasional dan peluang investasi tersebut, Pemkab Minut mengimbau seluruh pihak untuk berbenah dari hilir.

“Ini harus diantisipasi dari sekarang. Kita harus memperkuat tradisi budaya, menata keindahan alam agar layak jual, serta mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Jangan sampai warga kita hanya jadi penonton; mereka harus siap menjadi pelaku utama pariwisata saat industri ini melesat secara internasional,” ucap Sekda Novly Wowiling.

(Ekin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *