Disdik Minut Bersama Gugus PAUD Kecamatan Kalawat Gelar Penguatan Transisi dari PAUD ke SD

Minut1021 Dilihat

Global1news.com, MINUT — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Gugus PAUD Kecamatan Kalawat, yang berkolaborasi dengan K3SP (Kelompok Kerja Kepala Satuan Pendidikan SD) Kalawat, menggelar kegiatan penguatan transisi dari PAUD ke SD, bertempat di SD Inpres Kolongan, pada Rabu (06/05/2026).

Kegiatan ini adalah Implementasi Program Prioritas Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah yaitu Wajib Belajar 13 Tahun, Khususnya Penguatan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah lewat kegiatan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan secara serentak di Kecamatan Kalawat.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Disdik Minut Ir. Jofieta Supit M.Si dan dihadiri langsung oleh Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (KBPMP) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Febry H.J Dien, S.T, M.Inf.Tech(Man).

Kepala BPMP Febry Dien dan Kadis Jofieta Supit bercengkerama dengan gembira bersama murid-murid dari TK GMIM Kanaan Asabri dan TK GMIM Syaloom serta para siswa kelas 1 SD Inpres Kolongan.

Febry Dien menyampaikan, saat ini BPMP mempunyai slogan pendidikan bermutu untuk semua, dan pemerintah mempunyai program saat ini bagaimana membuat sekolah yang aman dan nyaman, jadi ini adalah kegiatan yang tepat, yang dalam hal ini memberikan kesempatan kepada anak-anak TK untuk melihat rencana mereka akan studi kedepan.

“Kebanyakan anak-anak dari TK waktu mau masuk sekolah pertama kali di SD, ada yang menangis, takut dan bahkan tidak mau sekolah, padahal sekolah adalah hal yang menyenangkan,” kata Febry Dien.

“Apa yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara ini menurut saya adalah suatu kegiatan yang sangat berguna dan tepat,” lanjutnya.

“Jadi BPMP secara khusus datang dari Kementerian ke SD Inpres Kolongan ini dan kami mendapati anak-anak TK dan SD saling berbaur, dan nantinya akan terlihat suasana belajar akan menyenangkan,” katanya.

Febry Dien menambahkan, melalui kegiatan seperti ini, kami dari kementerian berharap bullying (perundungan) tidak akan terjadi lagi, karena bullying terjadi karena saat anak merasa takut dan anak lain merasa bisa melakukan bullying terhadapnya.

“Kegiatan ini adalah kesempatan yang baik, dimana transisi dari PAUD ke SD itu menyenangkan, dan kesempatan ini juga dapat dilihat oleh orang tua. Pemerintah melalui Dinas Pendidikan sudah melakukan semua hal ini, jadi para orang tua mari bantu dan dukung,” tutur Kepala BPMP Febry Dien.

Kadis Jofieta Supit menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih karena Kementerian melalui BPMP sudah hadir.

“Kami atas nama pimpinan mengucapkan terima kasih atas support yang selama ini sudah diberikan oleh BPMP, dimana setiap moment penting selalu hadir, dan kami berharap hal ini akan terus terjalin kedepannya karena ada program-program strategis nasional yang bisa terselenggara berkat dukungan dari BPMP,” ujar Jofieta Supit.

Sementara, Kepala Sekolah SD Inpres Kolongan Delfin Esther Rumagit S.Pd mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan penguatan transisi dari PAUD ke SD yang menyenangkan.

Senada, Ketua Gugus PAUD Kecamatan Kalawat Youla Diana Tielung S.Pd mengucapkan rasa syukur kegiatan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, boleh dilaksanakan secara serentak di Kecamatan Kalawat sebagai bentuk penguatan program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah.

Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara bersama Gugus PAUD dan K3SP Kalawat dalam menciptakan pengalaman belajar yang ramah, menyenangkan, dan siap mendukung anak memasuki jenjang SD.

“Semua tak Lepas dari dukungan dan motivasi dari Kepala Dinas Ibu Ir. Jofieta Supit,M.Si serta Support dari Kemendikdasmen lewat Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan Propinsi Sulawesi Utara Bapak Febry H.J. Dien,S.T. M.Inf.Tech (Man),” tutur Youla Tielung.

Di Kecamatan Kalawat terdapat 19 Satuan Pendidikan TK yang tersebar di 12 desa, serta 1 Satuan Pendidikan Kerja Sama, yaitu Manado Independent School.

Jumlah peserta didik jenjang TK secara keseluruhan adalah 496 siswa, ditambah 48 siswa dari SPK, sehingga total mencapai 544 siswa.Dari jumlah tersebut, 459 siswa merupakan peserta didik TK B yang siap melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar, sedangkan sisanya berada pada jenjang TK A.

(Ekin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *