Arahan Presiden Prabowo Terkait Program ASRI, Simon Mantiri Kelola Limbah di PLTU Amurang

Nasional387 Dilihat

Global1news.com, NASIONAL — Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto telah menggagas gerakan nasional Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dan terus mendorong untuk dilakukan melalui berbagai langkah nyata di sektor lingkungan.

Program ASRI diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan tertata di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mendapat arahan langsung Presiden Prabowo terkait pelaksanaan Program ASRI, kemudian mengusung sejumlah kegiatan yang berfokus pada pembenahan lingkungan.

Langkah tersebut mencakup penanaman pohon, pembersihan sungai, hingga pengelolaan sampah berbasis 3R atau reduce, reuse, recycle.

Program tersebut juga mendorong pemanfaatan sampah dan limbah menjadi sumber energi maupun material yang memiliki nilai guna.

Salah satu program ASRI adalah program gentengisasi, dimana program ini diarahkan untuk mengganti atap rumah yang masih menggunakan seng dan asbes dengan genteng berbahan tanah liat atau material lainnya.

Penggunaan genteng diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan hunian yang lebih sehat, nyaman, dan tertata.

Konsep tersebut kemudian dikembangkan dengan mendorong pemanfaatan material hasil pengolahan limbah industri.

Simon Mantiri bersama tim melakukan kunjungan kerja ke PLTU Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut), untuk melihat secara langsung pemanfaatan fly ash and bottom ash (FABA), yakni material sisa dari proses pembakaran batu bara.

PT PLN (Persero) mengolah FABA menjadi sejumlah material yang dapat dimanfaatkan kembali, diantaranya bahan baku semen, batako, paving block, hingga material pengeras jalan.

Pemanfaatan FABA tersebut menjadi salah satu bentuk pengelolaan limbah yang diarahkan untuk menghasilkan produk bernilai guna, dan inovasi pemanfaatan FABA terus dikembangkan melalui sinergi strategis antar lembaga.

Bersama Danantara dan sejumlah BUMN lainnya, fly ash akan dimanfaatkan sebagai bahan pencampur dalam pembuatan genteng.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung Program ASRI sekaligus mendorong pemanfaatan limbah agar memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat.

Kolaborasi Pertamina, PLN, Danantara, dan BUMN lainnya juga menunjukkan adanya sinergi dalam mendukung agenda lingkungan pemerintah.

Pemanfaatan FABA di PLTU Amurang mendapat apresiasi dari pihak yang terlibat dalam kunjungan lapangan.

Simon Aloysius Mantiri menyampaikan apresiasinya kepada jajaran PLN dan PLTU Amurang atas penyambutan selama kunjungan.

“Terima kasih Dirut PLN dan tim PLTU Amurang atas penyambutannya yang luar biasa,” ucap Simon Mantiri.

Pemanfaatan limbah FABA menjadi bahan yang dapat digunakan kembali menunjukkan komitmen BUMN dalam mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Langkah tersebut sekaligus membuka peluang pemanfaatan limbah industri untuk mendukung kebutuhan pembangunan dan program lingkungan.

Melalui kolaborasi lintas BUMN dan pemanfaatan teknologi, limbah yang sebelumnya menjadi sisa proses industri dapat dikembangkan menjadi material yang memiliki nilai guna.

Upaya ini diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan Program ASRI untuk mewujudkan lingkungan Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

(**/Ekin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *