Tinjau Posko Karhutla, Bupati Joune Ganda Waspadai Api Merambat ke Hutan Lindung Gunung Klabat

Minut302 Dilihat

Global1news.com, MINUT — Bupati Minahasa Utara (MINUT) Dr. Joune Ganda SE, MAP, MM, M.Si meninjau langsung ke posko lapangan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk memastikan kondisi terkini sekaligus mengecek kesiapan seluruh petugas, pada Kamis (01/10/2026).

Bupati Joune Ganda mengecek terkait perkembangan titik api, langkah pemadaman, hingga potensi risiko jika kobaran api terus bergerak ke kawasan hutan dan meminta laporan terbaru mengenai arah pergerakan api dan potensi dampaknya jika kebakaran terus meluas.

Karhutla di Minut mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan, dimana titik api yang sebelumnya fokus dipadamkan kini dikhawatirkan bergerak menuju kawasan hutan lindung di bagian atas Gunung Klabat.

“Setelah kita melindungi titik api agar tidak menyebar ke arah permukiman, sekarang titik api ini sudah mengarah ke daerah yang lebih menghawatirkan, yaitu di daerah hutan lindung yang mengarah ke atas Gunung Klabat,” kata Bupati.

Bupati Joune Ganda mengatakan, kebakaran yang bergerak ke kawasan lebih tinggi harus lebih di waspadai sebab akan menghadirkan persoalan baru karena kawasan hutan memiliki material mudah terbakar, yang berupa tumpukan kayu dan bahan organik, sehingga di khawatirkan menyulitkan pemadaman.

“Kalau ini makin ke atas, penanganannya akan jauh lebih sulit. Karena kalau lebih tinggi maka wilayahnya lebih curam,” ucapnya.

Bupati Joune Ganda meminta BPBD Minahasa Utara segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat melalui BNPB dan membuat laporan terbaru berdasarkan kondisi faktual di lapangan, serta perkembangan karhutla sekaligus prediksi potensi perluasan titik kebakaran.

Bupati juga mengingatkan untuk mulai mengantisipasi dampak karhutla terhadap aktivitas penerbangan, karena jika kebakaran semakin meluas dan menghasilkan asap pekat, berpotensi mengganggu penerbangan di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Bupati Joune Ganda menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang masih berada di lapangan, mulai dari Damkar, BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, relawan, hingga kelompok masyarakat terlatih, dan mengingatkan seluruh personel untuk tetap mengutamakan keselamatan jiwa.

(Ekin)