Program Revitalisasi Sekolah di Minut Berhasil, SD Inpres Klabat dan SD Negeri Pontoh Jadi Percontohan Nasional

Minut590 Dilihat

Global1news.com, MINUT — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui pengawalan intensif Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025.

Keberhasilan Pemkab Minut dalam Program Revitalisasi sekolah ditandai dengan terpilihnya SD Inpres Klabat sebagai sekolah terbaik percontohan nasional dalam pengelolaan fisik revitalisasi bangunan sekolah.

Sementara SD Negeri Pontoh dinobatkan sebagai sekolah percontohan nasional terbaik dalam pengelolaan administrasi program revitalisasi.

Pencapaian tersebut tidak lepas dari peran besar Pemkab Minut yang secara konsisten melakukan pendampingan, pengawasan, serta memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai dengan petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan, seluruh proses dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Pemkab Minut aktif memberikan pembinaan kepada panitia pengelola revitalisasi sekolah, baik di tingkat dinas maupun satuan pendidikan, memastikan agar program ini tidak hanya menghasilkan bangunan fisik yang berkualitas, tetapi juga tata kelola administrasi yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemkab Minut menegaskan akan terus mengawal program-program strategis di bidang pendidikan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh peserta didik, tenaga pendidik, serta masyarakat secara luas.

Keberhasilan Pemkab Minut dalam program revitalisasi sekolah tersebut mendapatkan apresiasi dan ucapan selamat dari Tim Fasilitator tenaga ahli Kementrian untuk revitalisasi di Provinsi Sulawesi Utara.

Tenaga ahli dan fasilitator revitalisasi yang juga akademisi perguruan tinggi Negeri di Sulawesi Utara, Greece mengucapkan selamat kepada seluruh Panitia Pengelola Revitalisasi Sekolah Tahun 2025, khususnya di SD Inpres Klabat dan SD Negeri Pontoh, yang telah bekerja maksimal dan penuh dedikasi.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Minahasa Utara untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan, sekaligus memperkuat posisi Minut sebagai daerah yang berkomitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Atas capaian tersebut, Kabupaten Minahasa Utara terinformasi akan kembali mendapatkan Proyek Revitalisasi Sekolah Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

(Ekin)