Minut Satu-satunya Daerah di Sulut Masuk Nominasi IGA 2026, Bupati Joune Ganda Presentasikan 2 Inovasi Unggulan

Minut, Nasional954 Dilihat

Global1news.com, JAKARTA – Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menjadi satu-satunya Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara yang masuk nominasi Innovative Government Award (IGA) 2026.

Bupati Minut, Dr. Joune Ganda, mempresentasikan dua inovasi unggulan daerah di hadapan tim penilai IGA 2026, Kamis (05/11/2026).

Dalam presentasinya, Bupati Joune Ganda menegaskan inovasi harus menjawab persoalan nyata, meningkatkan pelayanan publik, dan manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.

IGA merupakan ajang penghargaan inovasi pemerintahan daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN).

Dua inovasi andalan Minut adalah *Our Simple Tax*, inovasi digital untuk mempermudah pelayanan perpajakan dan mengoptimalkan PAD, serta *Dapur CETUS JG-KWL*, inovasi non-digital untuk pemenuhan gizi keluarga dan percepatan penanganan stunting.

Bupati Joune Ganda memaparkan, jumlah inovasi Minut meningkat dari 65 inovasi pada 2024 menjadi 82 inovasi pada 2026.

Seiring itu, IPM naik dari 74,69 pada 2022 menjadi 77,76 pada 2025.

Pemkab Minut telah membentuk BRIDA, tim koordinasi penguatan sistem inovasi daerah, serta mendorong gerakan satu perangkat daerah satu inovasi yang diperluas hingga camat dan masyarakat.

Hasilnya, Minut yang pada 2023 masih kategori kurang inovatif, naik menjadi kabupaten inovatif pada 2024 dan meraih predikat kabupaten sangat inovatif pada 2025.

*Our Simple Tax* mempermudah masyarakat mengakses informasi persyaratan, prosedur hingga tahapan pengurusan pajak.

Inovasi ini dikembangkan bersama DPMPTSP dan Inspektorat.

Dampaknya, realisasi pajak daerah 2025 mencapai 107,13 persen dari target, naik dari 92,39 persen pada tahun sebelumnya.

Inovasi ini juga telah direplikasi Kota Manado, Tomohon dan Bitung.

Sementara *Dapur CETUS JG-KWL* mengantar makanan siap santap langsung ke rumah ibu hamil, ibu menyusui dan balita, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

Jumlah anak stunting di Minut turun dari 131 anak pada 2025 menjadi 102 anak pada semester pertama 2026.

Menutup presentasi, Joune menyampaikan filosofi _De Mayento_ dan _Madampakjo_, bahwa inovasi tidak boleh berhenti dan harus menghasilkan dampak nyata.

“Penghargaan bukan tujuan akhir. Yang lebih penting inovasi terus dikembangkan, berkelanjutan, direplikasi daerah lain dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Bupati Joune Ganda.

(Ekin)