Hermina Masye Dondokambey Resmi Mendaftar Balon Hukum Tua Desa Kaima

Minut1026 Dilihat

Global1news.com, MINUT — Kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) tahun 2026 telah dimulai dengan tahapan pendaftaran yang telah berlangsung sejak tanggal 8-18 September 2026.

Desa Kaima, Kecamatan Kauditan, Minut, adalah salah satu Desa yang menyelenggarakan Pilhut serentakpada tanggal 7 Desember mendatang.

Hermina Masye Dondokambey didampingi keluarga dan ratusan masyarakat resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon (Balon) Hukum Tua Desa Kaima, pada Jumat (18//09/2026).

Masye Dondokambey panggilan akrabnya, dikenal sebagai sosok yang aktif dalam pelayanan dan dipercayakan sebagai Penatua Jemaat.

Keikutsertaannya dalam proses Pilhut ini dilandasi kerinduan untuk turut membangun Desa Kaima agar semakin maju, mandiri, sejahtera, serta menjadi desa yang diberkati Tuhan.

“Puji dan syukur kepada Tuhan Yesus, terima kasih juga kepada keluarga dan semua yang sudah mendukung saya. Kerinduan saya hanya satu yaitu membangun Desa Kaima bersama masyarakat, menjadi Desa yang diberkati Tuhan lewat tugas dan kepercayaan yang diberikan kepada kami, agar seluruh masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih baik,” kata Masye Dondokambey.

Beberapa program disampaikan Masye Dondokambey yaitu dalam aspek sosial yakni memberikan perhatian khusus kepada seluruh kelompok masyarakat, diantaranya para lansia, para ibu menyusui dan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa serta masyarakat secara umum.

Selain aspek sosial, Masye Dondokambey juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dan peningkatan perekonomian masyarakat.

Masye Dondokambey mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama pendukungnya untuk tetap menjaga persatuan dan keamanan.”

Kepada seluruh masyarakat Desa Kaima, mari kita semua sukseskan pesta demokarasi ini, jangan sampai ada perpecahan, harus baku-baku sayang, baku-baku baik dan baku-baku topang,.karena kita semua orang-orang Kaima,” ujarr Masye Dondokambey.

“Pada akhirnya semua ada dalam kehendak Tuhan. Jadi kita serahkan semua kepada Tuhan, karna ketika kita minta maka Tuhan akan jawab. Kami selalu berlandaskan kepada Tuhan,” ucap Masye Dondokambey.

“Lewat pemilihan Hukum Tua ini, kita semua terus bersatu, saling mendukung. Sportivitas harus kita jaga dan kita minta kepada Tuhan seorang pemimpin yang dari Tuhan untuk memimpin Desa Kaima selama delapan tahun kedepan, pemimpin yang diberi hikmat Tuhan untuk mejadikan Desa Kaima lebih maju, lebih baik lagi untuk kesejahteraan seluruh masyarakat,” tutur Masye Dondokambey.

(Ekin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *