DPRD dan Pemkab Minut Sepakati Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

Minut961 Dilihat

Global1news.com, MINUT — DPRD kabupataen Minahasa Utara menggelar rapat paripurna dengan dua agenda penting yaitu Penandatangan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dan Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Minut Vonny Adel Rumimpunu SE didampingi Wakil Ketua I Edwin Nelwan SP dan Wakil Ketua II Chintya Imelda Erkles SAB, bersama Bupati Minut Dr. Joune J.E Ganda SE, MAP, MM, M.Si, bertempat di ruang rapat DPRD Minut, Sabtu (08/08/2026).

Kesepakatan strategis ini menegaskan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam merancang APBD yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dengan menetapkan arah pembangunan Minut lewat tema Minahasa Utara Hebat sebagai Daerah Logistik yang Maju dan Berkelanjutan.

Ketua DPRD Vonny Rumimpunu membuka rapat paripurna menyampaikan bahwa lembaga legislatif siap mengawal jalannya implementasi anggaran secara ketat.

DPRD berkomitmen memastikan setiap program benar-benar menyentuh akar rumput dan mendorong pemerintah daerah membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya.

Bupati Joune Ganda dalam sambutannya menegaskan bahwa arah kebijakan anggaran daerah tahun 2027 tidak boleh berhenti pada urusan angka, melainkan harus menjadi instrumen untuk mempercepat pembangunan dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bupati Joune Ganda berharap, proses pembahasan bersama DPRD menghasilkan kebijakan anggaran yang semakin berkualitas, adaptif dan efektif, dimana penyusunan kebijakan anggaran 2027 dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi makro daerah, kemampuan fiskal, prioritas pembangunan, serta kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, tema pembangunan Kabupaten Minahasa Utara tahun 2027 diarahkan pada percepatan peletakan fondasi transformasi melalui Minahasa Utara Hebat sebagai daerah logistik yang maju dan berkelanjutan, tema tersebut menjadi pijakan pemerintah daerah untuk memperkuat fondasi transformasi pembangunan.

“Fokusnya mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan struktur ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, reformasi birokrasi, transformasi digital, serta penguatan posisi Minahasa Utara sebagai salah satu simpul strategis pembangunan di Sulawesi Utara,” ucap Bupati Joune Ganda.

Dalam rancangan KUA-PPAS TA 2027, total pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1,182 triliun.

Anggaran ini ditopang oleh tiga penerimaan utama yakni, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp177,85 miliar dari sektor pajak, retribusi, dan pengelolaan kekayaan daerah; pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan antar-daerah sebesar Rp992,20 miliar; serta pendapatan daerah lain-lain yang sah sebesar Rp12,50 miliar.

Untuk postur belanja daerah, nilainya dirancang seimbang dengan total pendapatan, yakni sebesar Rp1,182 triliun. Alokasi belanja terbesar dialokasikan untuk belanja operasi senilai Rp902,40 miliar atau sekitar 76,24%.

Selanjutnya, belanja transfer untuk bagi hasil dan bantuan keuangan dianggarkan sebesar Rp190,77 miliar, diikuti belanja modal sebesar Rp86,38 miliar (7,3%) untuk pembangunan jalan, irigasi, gedung, serta peralatan.

Pemerintah daerah juga menyiagakan belanja tidak terduga sebesar Rp4 miliar (0,34%). Adapun dari sisi pembiayaan, penerimaan disiapkan sebesar Rp2 miliar yang berasal dari SiLPA, sedangkan pengeluaran dialokasikan Rp1 miliar untuk penyertaan modal di Bank SulutGo.

“Pemerintah daerah akan terus memperkuat pengelolaan keuangan secara transparan, akuntabel, efisien dan berorientasi pada hasil. Optimalisasi pendapatan dilakukan melalui peningkatan pelayanan perpajakan daerah, intensifikasi dan ekstensifikasi PAD, serta penguatan tata kelola keuangan daerah secara profesional,” tutur Bupati Joune Ganda.

“Pemerintah daerah juga akan terus membuka ruang investasi dengan memanfaatkan berbagai event berskala internasional untuk memperkenalkan potensi, komoditas dan keunggulan Minahasa Utara kepada calon investor,” ujarnya.

Bupati Joune Ganda memberikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan dan anggota DPRD Minahasa Utara juga kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan seluruh perangkat daerah yang telah bekerja mempersiapkan dokumen anggaran tersebut.

Diharapkan melalui efisiensi anggaran, optimalisasi potensi investasi, dan kolaborasi erat dengan pemerintah pusat, kesepakatan KUA-PPAS 2027 ini menjadi fondasi kokoh untuk membawa Minahasa Utara makin mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.

(Ekin/Adve)