Dapat Pengakuan Internasional, Minut Raih Penghargaan ICC di World Coconut Day 2026

Minut420 Dilihat

Global1news.com, MINUT – Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mendapat pengakuan internasional dalam momentum World Coconut Day 2026 yang digelar di Courtyard by Marriott Manado, Kamis (08/10/2026).

Kegiatan bertaraf internasional itu dibuka langsung Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dan dihadiri delegasi dari 22 negara.

Dalam wawancaranya usai opening ceremony, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menegaskan pentingnya kelapa sebagai komoditas strategis yang tidak hanya menopang ketahanan pangan, tetapi juga berpotensi besar sebagai energi terbaru.

“Kelapa memiliki manfaat yang sangat luar biasa karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan. Selain berperan mempertahankan ketahanan pangan, beberapa produk turunannya dapat dijadikan energi baru terbarukan,” ujar Bupati Joune Ganda.

Bupati menyebut World Coconut Day menjadi momentum luar biasa bagi Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia.

Ia mengapresiasi Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang mampu menghadirkan 22 negara ke Manado.

“Ini sangat luar biasa. Dengan menghadirkan 22 negara, kegiatan ini dapat mengangkat Sulut sebagai daerah penghasil kelapa yang sangat penting di Indonesia,” katanya.

Minut memiliki sejumlah pabrik hilirisasi kelapa dan tercatat sebagai produsen kelapa nomor dua di Sulut setelah Minahasa Selatan, dan kegiatan ini menjadi angin segar bagi Minut.

Menurut Bupati, hal ini menjadi penyemangat bagi petani karena perhatian dunia internasional dan pemerintah pusat terhadap komoditas kelapa semakin besar.

“Dari penyampaian Menko Pangan tadi, pemerintah pusat akan all out mengembangkan tanaman kelapa, mulai dari peremajaan, bibit unggul, hingga produk turunannya. Ini sangat baik buat kita,” tutur Bupati Joune Ganda.

Pada kesempatan tersebut, Minut juga menerima penghargaan dari International Coconut Community (ICC).Bupati mengaku tidak menyangka menerima penghargaan tersebut.

ICC menilai Minut telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kelapa, aktif dalam program peremajaan dan pembibitan, serta berkembang sebagai salah satu sentral pembibitan kelapa.

Sebelumnya, Minut juga pernah mendapat penghargaan dari Presiden terkait penemuan varietas baru kelapa.

“Penghargaan ini menunjukkan kerja keras petani, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan diakui di tingkat internasional. Kami akan terus mendorong pengembangan kelapa dari hulu hingga hilir agar memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat,” tegas Bupati.

World Coconut Day 2026 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni internasional, tetapi menjadi momentum memperkuat posisi Sulut, khususnya Minut, dalam rantai produksi kelapa dunia, mulai dari pembibitan, peremajaan, hingga hilirisasi industri.

(Ekin)