Bupati Joune Ganda Luncurkan 8 Inovasi Daerah, Dorong ASN Minut Lebih Kompeten dan Inovatif

Minut755 Dilihat

Global1news.com, MINUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) terus memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik dan komitmen tersebut ditandai dengan sosialisasi pengembangan kompetensi ASN yang dirangkaikan dengan peluncuran delapan inovasi daerah oleh Bupati Minut, Dr. Joune Ganda, di Atrium Kantor Bupati, Senin (02/11/2026).

Kegiatan dihadiri Asisten I, II, dan III, Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD, para Kabag, para Camat, serta Direktur RSUD Maria Walanda Maramis.

Kepala BKPSDM Minut, Herman Mengko, dalam laporannya menjelaskan, peluncuran inovasi ini merupakan bagian dari hasil proyek perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII.

Diharapkan inovasi tersebut mampu menghasilkan terobosan yang memberi manfaat nyata bagi pemerintahan dan masyarakat.

Adapun delapan inovasi yang diluncurkan adalah:

1. SIKLABAT: Inovasi dari Instansi BKPSDM, Platform digital terintegrasi untuk pembelajaran dan pelatihan ASN secara fleksibel dan bersertifikat.

2. SIPERINTIS MINUT: Inovasi dari Instansi Dinas Pangan, Strategi penyelesaian wilayah rentan pangan melalui kolaborasi pentahelix dan skema CSR tanpa APBD.

3. Dewi Minut Memikat: Inovasi dari Dinas Pariwisata, Akselerasi pengembangan desa wisata mandiri dan terintegrasi berbasis teknologi.

4. SIGAP BANGUN MINUT: Inovasi Dinas PUPR, Transformasi tata kelola persetujuan bangunan gedung untuk optimalisasi pelayanan dan PAD.

5. AKSI KLABAT: Inovasi Dinas Kominfo, Portal satu data untuk keterbukaan layanan dan akses informasi publik yang transparan.

6. Dua Hasil Satu Lahan: Inovasi Dinas Pertanian, Integrasi tanaman kelapa dan jagung untuk optimalisasi lahan dan diversifikasi pendapatan petani.

7. SIFORSA MINUT: Inovasi Dinas Lingkungan Hidup, Transformasi pengolahan sampah melalui pemilahan sejak dari sumber.

8. KILAT DESA: Inovasi Dinas PMD, Akselerasi evaluasi dan pengawasan untuk tata kelola pemerintahan bersih dan bebas gratifikasi.

Bupati Joune Ganda dalam sambutannya menegaskan, delapan inovasi tersebut harus berkelanjutan dan tidak boleh berhenti hanya sebagai syarat kelulusan PKN.

“Inovasi ini harus menjadi legacy, harus dilaksanakan dan terus dikembangkan. Perlu evaluasi terhadap inovasi yang sudah ada, termasuk dari peserta sebelumnya,” ujar Bupati Joune Ganda.

Ia juga memberikan target agar inovasi Minut mampu bersaing di tingkat nasional dan masuk lima besar terbaik.

Bupati juga mengaitkan pentingnya inovasi dengan meningkatnya kepercayaan investor, seperti contoh masuknya investasi Hotel Shangri-La Manado di Budo dengan nilai tahap awal Rp1,4 hingga Rp1,5 triliun, yang ditargetkan rampung dalam dua tahun.

Menurutnya, investor melihat potensi internasional Minut, sehingga pelayanan birokrasi harus cepat, tepat, transparan, dan terintegrasi.

“Potensi daerah kita sangat besar di pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Tapi kalau pelayanan dinas tidak sinkron, semuanya tidak akan berjalan. Inovasi harus menjawab kebutuhan masyarakat dan memberi kepastian bagi investor,” ucap Bupati menjelaskan.

Di akhir arahan, Bupati mengingatkan ASN agar tidak cepat puas dan terus meningkatkan kapasitas diri sebagai bagian dari budaya kerja.

(Ekin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *